16 January 2012

Perpisahan Ini

Assalamualaikum... :)

Dah tiga hari aku layan lagu ni non-stop. dari pagi ke petang ke malam ke pagi balik. tak kisah la kalau telinga aku nak pekak sebab 24 jam dok sumbat telinga dengan earphone, ataupun earphone ni yang da nak tersumbat dengan..... err, tak mau sebut, geliii... yang penting aku tak kan pernah bosan dan jemu dengar lagu ni. sedih sangat2, tapi nak jugak layan lagu ni...

Perpisahan Ini - 1st Edition feat Aizat Amdan
 
Di sini bermulanya pertemuan yang terakhir
Kehilangan amat terasa di hati
Mungkinkah ini yang tertulis di tangan takdir
Ku terima perpisahan ini

Dulu kita satu jiwa satu impian
Susah dan senang kita bersama
Namun itu semua hanya sementara

Hanya lagu yang menjadi ingatan
Hanya lagu yang menjadi kenangan
Seandainya masa itu kembali semula
Ingin ku memiliki lebih dari itu

Mungkinkah ini yang tertulis di tangan takdir
Ku terima perpisahan ini

Perpisahan yang tak ku duga telah terjadi
Dirimu pergi biar ku sendiri

Dulu kita satu jiwa satu impian
Susah dan senang kita bersama
Namun itu semua hanya sementara

Hanya lagu yang menjadi ingatan
Hanya lagu yang menjadi kenangan
Seandainya masa itu kembali semula
Ingin ku memiliki lebih dari itu

Kalau sapa2 yang baru mengalami perpisahan, tak kisah la berpisah ngan makwe ke, pakwe ke, cikgu ke, kucing ke, landak laut peliharaan ke, atau pun baru berpisah dengan bantal busuk or botol susu ke, lagu ni memang bisa bikin buat nangis... waaaaaa... :( sape2 nak dengar, pi la download laju2 ye. aku nak upload kat sini macam lembap pulak berokband cap siput vavi aku ni. dah la berok, siput vavi pulak... aiyo, apa punya species la...

Ok. dah, nak sambung buat report... daaaaa~~~~

3 comments:

ECAH~ said...

sedih betol ni kalau da 24 jam dengar lagu yang sama.
bikin lagi sedeyh la kalau cam2~~

haslinda said...

ecah: hehe... memang sedih tahap sedih sgt2 da ni. hehe :)

Anonymous said...

Sesungguhnya...
Di saat hati jatuh rebah, hanya Dia yang mampu memapahnya...
Di saat iman tersungkur lumpuh, hanya Dia yang mampu merawatnya... "Hasbunallah wa ni'mal wakiil [cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung]". (QS. Ali 'Imron: 173)